Sabtu, 09 April 2011

Istiqomahlah Para Jundullah

Makan gaji buto, yang TIDUR, BBM-an, CHATTING, yang BOLOS, eehhh sekarang malah ado yang nonton Film PORNO pas sidang. Bejat…Bejat…Bangsattt…geram aku!!!

Hoi, ngapo kau ni Blogy, ngamuk dak jelas? Istighfar!!!

Pening aku, nak pilih yang mano lagi 2014 kagek nih!?!

PKS dunk, Partai Kita Semua githuu looohhh!!!

Kau dak nengok berita apo?

Apo pulak tuh?

Lah itu tadi yang bikin aku sewot. Orang partai dakwah kito ado yang nonton bokep pas sidang!

Haiss,, serius kau nih?

Tuh lah, kau jadi kader dak up to date, nak embebek teruss! Rame tuh di internet!

Bukan gitu cuy, Sami’na wa atho’na, Mano link-nyo?

Bukak bae di detik.com, males aku bilang!

Aih, kau nih! Kayak dak tau detik bae. Kalo berita PKS dio besak-besakin emang, bisnis gitu nah, kalo dak tu cem mano dio nak ngasih makan karyawannyo!

Whatever-lah!!!

Gek dulu aku baco yo!!!

(setengah jam berikutnya)

Wedew, Bloggy. Dio ngaku pulak… astaghfirullahal ‘adzhiim. Tapi dio bilang itu dari e-mail. Dan Cuma beberapa detik nengoknyo?!

Woy, Namonyo video, apolagi di tablet, harus streaming dulu. Ditambah koneksi di Indonesia yang rada-rada, Jadi mnurut aku dio dah tau itu link porno, udah mau streaming. Aih, entahlah. Cem mano nasib siyasih kito di 2014 kagek.

Manusio tuh tempatnyo khilaf cuy!

Sok bijak kau!

Buka githu, kito kan punya ustadz. Biso kito tanyo!

Halah, paling kagek jawabnyo “ustadz di atas itu kan doktor-doktor syari’ah galo, ilmu kito ni dak sebanding dengan mereka, ikut be dulu”. Emangnyo SYAITHON takut bisikin kejahilan dan hawa nafsu ke telinga dan hati para doktor itu? Emang Cuma kito bae tempatnyo salah?! Kito dah kebanyakan Takabbur, Syum’ah, Ghurur. Ini cobaan kita. Tambah lagi sifat Riya’. Kita sudah menganggap jama’ah di luar kito sebagai lawan dan ancaman!!!

Emang ado githu? Perasaan aku idaklah!

Kau be dak tau! Pas abang aku rapat di DPD, ado seksi bidang yang dengan penuh semangat dan lantang bilang “HPA (bkn nama sebenarnya) sudah masuk ke sekolah-sekolah, kito harus terus bergerak bila dakwah ini ingin maju!” dakwah apo yang dio maksud? Macem Syurgo Cuma punyo jama’ah kito be! Dio sudah paham do’a Rabithah belum?! Macem mano Islam mau bangkit bila tidak ada KESATUAN HATI dari para da’i-da’i umat ini?! Naasnyo, Tuh ikhwan jadi kebanggaan para akhwat pulak! Kalau memang dakwah dio karena Allah, dio dak perlu takut kehilangan pengikut. Kecuali kalau dakwah dio karena LilHizbiyyah wa asatidzah! Jenggot dak ado tapi kayak kebakaran jenggot!

Idih, makin sewot.. ya sudah, Istighfar! sekarang gini be. Kita luruskan niat kita! Toh, aku juga kena fitnah! Aku dibilang kader FKP (Forum Kader Peduli) yang katanya alumni ikhwah atau PKS, kasarnya pemberontaklah. Tapi aku diem be. Lemayan, dapat pahala gratis tiap hari. Karena segala bentuk kedzholiman akan kembali kepada pelakunya itu sendiri. So, kita tetap istiqomah dengan PKS dan dakwah kita, serta menjaga ideologi perjuangan kita tetap atas nama Islam yang syamil muttakamiil. biarkan para generasi taklid itu menemukan sendiri jati dirinya, bila tidak terima nasehat kita. Dan kau Bloggy, mesti tetap tenang. Ingatlah bait ini;

Ya Allah,
Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa dalam taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwah pada-Mu,
telah berpadu dalam membela syari’at-Mu.
Kukuhkanlah, ya Allah, ikatannya.
Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan nur cahayaMu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepadaMu dan keindahan bertawakkal kepada-Mu.
Nyalakanlah hati kami dengan berma’rifat pada-Mu.
Matikanlah kami dalam syahid di jalan-Mu.
Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Ya Allah. Amin. Sampaikanlah kesejahteraan, ya Allah, pada junjungan kami, Muhammad,
keluarga dan sahabat-sahabatnya dan limpahkanlah kepada mereka keselamatan.

Jumat, 08 April 2011

Sapa, Go Blog!!!

Hai blog!

Hai Lik, masih idup lik?

Masihlah blog!

Lama gak ngunjungi aku?

Aku males, internetan nak ke warnet dulu, mending ngelonin istri, haha!!

Huss, dibaco orang dodol

Biaklah, biak pada mupeng!

Denger2 kau dah punyo anak lik!

Basi kau ahh, lah nak belari anak aku!

Kau sombong nian, posting kek budak tu di sini photonyo!

Dak ah, kelewat cantik anak aku dipasang di sini!

Kupikir-pikir, kasian anak kau yo!

Ngapo!

Punyo bapak gilo, wkakak!!

Sompretttoo, gini-gini aku manis, mirip Shah Rukh Khan, walau ditengok dari Monas sekalipun, yang penting tetep mirip!

Istri kau cak mano?

Baeklah! dio mirip Kajool Devgan!

Ado yo yang mau samo kau?

Ada dong, Malik githu nah!

Kasian!

Aponyo kasian?

Bini kau tuh!

Ngapo pulak?

Dapak laki gilo!

Nak gilo, nak idak, yang penting kami dah punyo anak! Cantik lagi… mirip Kareena Kapoor..

Macem mano pulak! Bapak Shah Rukh Khan (item), Emak Kajool Devgan (item), dapet anak Kareena Kapoor (putih)?

^@*&^#@@(#&*@&*$@^&*$@!!!

Jumat, 30 April 2010

Sungai di Dalam Laut

Assalamu'alaykum Bloggers dan para followers blogku... mohon maaf karena sudah lama vakum dari nge-blog. yah, karena kesibukan lain mengurus rumah tangga, apalagi saat ini istriku tengah memasuki bulan kelima kehamilannya. semoga kelak anak kami menjadi mujahid/mujahidah Allah. aku ingin dia selalu menggenggam pedang, sementara ibunya ingin dia selalu menggendong bazooka. karena nadzar beliau, ingin anak kami terbang ke Palestina atau dimanapun negeri muslim yang terjajah. dengan membaca basmalah, KAMI MENGIZINKANMU, Nak!" bila Allah memberi kami seorang anak lelaki. Aamiin.. tapi semua kami serahkan kepada Rabb kami...

Kembali ke topik, kali ini aku ingin menampilkan video ekpedisi team National Geographic yang menemukan kebenaran Al Qur'an di pedalam lautan Mexico... Chekidot..

“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53)

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)



Dan ini Photo2nya...







Sungguh, tiada yang salah dengan agama ini, tiada yang salah dengan segala firman-Nya. silakan dibaca juga potongan artikel tentang sang Penemu;

Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.


Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diertikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” ertinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.


Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam


akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannyamutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

Allahu Akbar... Tiada tuhan selain Allah, dia tidak beranak dan diperanakkan. tidak dua apalagi tiga. Islam hanya agama untuk manusia-manusia yang terus belajar dan belajar.

Sabtu, 10 April 2010

Belajar Dewasa

Saat ini, di kepalaku ada berbagai macam ide yang ingin aku tuliskan. Entah itu tulisan untuk FLP Jambi, atau tulisan hanya untuk sekedar meng-Update blogku ini. tapi semua itu terbantahkan hanya karena mendengar, melihat dan merasakan ketabahan, jiwa besar 2 laki-laki yang aku kenal baik (?).

Pertama, Bang Toni (BS). Dulu dia sempat direndahkan, karena tarbiyahnya lebih rendah dari aku oleh seseorang oknum berlabel da’i yang secarang langsung mengatakan kepadaku. Terlalu cepat menjustifikasi memang.

Kisahnya seperti ini, dulu kami berdua akan mengadakan sebuah training untuk para orang tua, dalam hal pendidikan dan pengasuhan anak. Bagaimana membesarkan anak tanpa mengeluarkan makian, ancaman bahkan serangan secara fisik. Training ini berskala nasional. Mendatangakn pembicara langsung Head Leader Trainer-nya.

Tapi ternyata, acara tersebut tiba2 berbenturan dengan acara perkemahan sebuah kelompok politik, dalam rangka menyiapkan pilgub di Jambi. Padahal sudah jauh2 hari (3 bulan sebelum hari H) Bang Toni ini meminta izin kepada pihak strukture. Tapi apa yang ditangkap “Ahh itukan masalah loe!” they don’t care. Hilang ukhuwah itu hanya demi syahwat politik, padahal kata salah seorang ustadz juga, yang mengatakan acara perkemahan itu bisa minggu depannya lagi berdasarkan himbauan dari pusat.

Kulihat kekecewaan di wajahnya, tapi kata2 yang mengalir dari bibirnya justru adalah sebuah hikmah yang banyak untukku. Padahal bila hal ini terjadi padaku, entah apa yang akan kukatakan tentang mereka yang tak peduli itu. Sekumpulan pemuda pragmatis yang cari muka pada ustadz-ustadznya.

Sulit tuk kugambarkan tentang ketabahan beliau. Acara nasional harus dibentur dengan acara perkemahan yang mana, demi mengikuti taklimat beberapa peserta dari kalangan tarbiyah terpaksa men-cancel agenda Training ini. sehingga berdampak pada jumlah peserta yang kurang dari kuota nasional. Dewasa sekali. I Love you bang... aku memang lebih dulu di tarbiyah, tapi di mataku kedewasaanmu pada saat itu menjadi contoh yang berat untuk aku ikuti.

Kedua, mas Tono (bukan nama sebenarnya), beliau ini sudah tertipu berjuta-juta, tapi ketika berbicara padaku, seakan-akan seperti kehilangan uang seribu rupiah. Tenang dan tidak terasa emosinya. Padahal penipuan ini sungguh bersifat sistemik, hakim pun akan bingung. Ada sebuah kisah tenang ketenangan jiwa seorang pencuri;

Pada zaman sahabat, terjadi pencurian di sebuah istana. Akhirnya dikumpulkanlah beberapa orang yang dicurigai di hadapan seorang hakim. Dengan menunjuk asistennya, sang hakim minta sang asisten untuk bertanya kepada mereka yang dicurigai, dengan nada yang membentak, dia berkata “Siapa yang mencuri barang fulan???”

Beberapa orang tampak gugup, hanya ada satu yang tenang seperti tidak terjadi apa-apa. Akhirnya sang asisten dan hakim menilai, yang tenang inilah pencurinya. Karena seorang pencuri, sudah pasti bakal tahu akan terjadi hal demikian, dan tentunya dia sudah menyiapkan mental dan meneguhkan hati untuk bersandiwara seakan-akan dia akan nampak seperti bukan pelaku pencurian.

Begitulah tokoh yang menipu Mas Tono ini. Sungguh sangat sistemik dan rapih sekali. Sehingga beliau tidak curiga. niat untuk berbuat kebaikan, tapi pada tempat yang salah. Mas, semoga Allah karunikan rezeki yang melimpah untukmu. Percayalah Mas, sesungguhnya Wanita yang baik untuk lelaki yang baik. Engkau belum menikah dan engkau adalah orang yang baik, maka wanita yang baik itu pasti datang untukmu.

Untaian kata yang mengalir dari bibirmu, sifat yang kau tunjukkan padaku, semuanya memberi pelajaran dan hikmah untukku. Yaahh,,, para pembaca, apakah aku bisa menjadi sedewasa mereka? Mudah-mudahan bisa. Aamiin...

Minggu, 21 Maret 2010

Istri Saleha



Setiap keindahan perhiasan dunia

Hanya istri saleha perhiasan terindah

Setiap keindahan

yang tampak oleh mata

itulah perhiasan,

perhiasan dunia

Namun yang paling indah

diantara semua

hanya istri saleha

istri yang saleha

Setiap keindahan perhiasan dunia

Hanya istri saleha perhiasan terindah

Hanya istri yang beriman

bisa dijadikan teman

Dalam tiap kesusahan

selalu jadi hiburan

Hanya istri yang saleha

yang punya cinta sejati

yang akan tetap setia

dari hidup sampai mati

bahkan sampai hidup lagi

Setiap keindahan

yang tampak oleh mata

itulah perhiasan,

perhiasan dunia

Namun yang paling indah

diantara semua

hanya istri saleha

istri yang saleha

Setiap keindahan perhiasan dunia

Hanya istri saleha perhiasan terindah


By : Bang Raden Haji Oma Irama (Rhoma Irama)

Template by:
Free Blog Templates